Amazon – Situs e-Commerce Terbesar di Dunia Dengan 14.000 Karyawan

Amazon – Situs e-Commerce Terbesar di Dunia Dengan 14.000 Karyawan

posted in: Luar Negeri, Who's Who | 1

Amazon adalah portal e-commerce terbesar di dunia yang didirikan oleh Jeff Bezos pada tahun 1994.

Website amazon.com diluncurkan tahun 1995 sebagai situs penjual buku online. Dalam waktu cepat Jeff telah mengubah Perusahaannya ini menjadi penjual hampir apa saja. Dari mulai software komputer sampai produk makanan.

Amazon telah merevolusi cara orang berbelanja. Sekaligus memperluas channel penjualan dan portofolio produk dan layanannya, dengan mempopulerkan belanja online.

Karena itu majalah Time memberikan penghargaan Person of The Year kepada Jeff Bezos di tahun 1999.

 

Perkembangan Awal

 

Tahun 1990 an adalah era awal pertumbuhan internet dan world wide web di seluruh dunia. Dimana banyak penyedia jasa layanan internet dan software browser bermunculan.

Sekaligus meningkatkan pemakaian personal computer di berbagai sektor termasuk sekolah dan rumah tangga di berbagai belahan dunia.

Perkembangan internet ini menimbulkan ide-ide baru bagi banyak Perusahaan.

Dengan menggunakannya untuk kepentingan bisnis mereka. Dari sekedar pelengkap profil Perusahaan sampai dengan yang lebih revolusioner, menjadikan internet sebagai wahana baru tulang punggung utama bisnis mereka.

Yang kemudian dikenal dan berkembang sebagai e-commerce.

Jeff Bezos adalah salah satunya.

Dia berpikir dan memiliki ide untuk mengembangkan bisnis penjualan eceran berbasis internet.

Setelah membaca sebuah laporan yang menunjukkan pertumbuhan tahunan jumlah web sebesar 2.300%.

Dimulai dengan keputusannya untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai Vice President sebuah Perusahaan di Wall Street di tahun 1994,

Jeff kemudian pindah ke Seattle dan mulai mengerjakan rencana bisnis e-commercenya, disepanjang perjalanan menuju Seatlle lewat jalan darat bersama isterinya.

Pada saat itu Jeff membuat list 20 macam jenis barang yang akan dijualnya di internet, memilih 5 diantaranya, dan memutuskan untuk memulai menjual 1 jenis barang, yaitu buku.

Dia memilih untuk menjual buku di awal operasinya, karena pasarnya yang besar di seluruh dunia, diskon dan harga rendah yang bisa ditawarkan, serta banyaknya jenis buku yang bisa dijual.

Pada tanggal 16 Juli 1995, amazon.com memulai operasionalnya dengan data base untuk pencarian sebanyak 1 juta judul buku. Dibantu oleh beberapa orang untuk membungkus dan mengirimkan pesanan buku dari sebuah garasi yang diubah menjadi kantor operasional.

Dalam waktu singkat amazon.com mencapai popularitas sebagai situs penjual buku nomer 1 dan mendapat ranking tinggi di internet dari Yahoo!, Netscape, dan beberapa yang lain.

Tidak seperti pesaingnya yang jauh lebih besar saat itu seperti Borders, atau Barnes & Noble yang menyimpan jutaan bukunya di gudang-gudang mereka,

Amazon hanya menaruh sekitar 2.000 judul buku di gudang kecil sekaligus kantornya di Seatlle.

Hal ini karena sebagian besar order diteruskan secara langsung ke pengecer besar atau langsung ke penerbit, dan Amazon hanya membungkus dan mengirimkan pesanan buku-buku tersebut ke konsumen.

Dalam waktu hanya satu bulan, Amazon telah membukukan pesanan dari 50 negara bagian di Amerika Serikat dan 45 negara lain di seluruh dunia.

Sebagai pelopor dunia e-commerce, Jeff melalui Amazon menerapkan standar utama kepada fitur yang memudahkan pembeli.

Seperti kemudahan pencarian ke lebih dari 1.5 juta judul buku dari data base servernya, dan menawarkan diskon dari 10% – 30% untuk setiap bukunya sehingga harganya sangat bersaing.

Juga kemudahan navigasi web lainnya, yang membuat konsumen merasa nyaman, terbantu, dan puas dengan pengalaman pertama mereka.

Hingga kemudian konsumen kembali dan kembali lagi, pada saat mereka ingin mencari informasi, atau pada akhirnya membeli buku.

 

amazon bezos photo
Photo by simone.brunozzi

 

Program Amazon Associate

 

Pada bulan Juli tahun 1996, Amazon mulai meluncurkan program Amazon Associate.

Program ini memungkinkan para pemilik website yang mulai bermunculan di seluruh dunia, menempatkan iklan di situs-situs mereka.

Sehingga pengunjung situs-situs tersebut bisa membeli melalui link iklan yang ditampilkan, dan bila terjadi pembelian, para associate ini mendapatkan komisi antara 3% – 8%.

Program ini mulai meningkat pesat di pertengahan tahun 1997 setelah Amazon melakukan kerja sama dengan Yahoo! dan America Online Inc.

Kerja sama tersebut memungkinkan Amazon untuk melakukan promosi secara luas melalui Yahoo! dan AOL yang merupakan situs yang paling banyak dikunjungi pada saat itu.

Sebaliknya, kesepakatan tidak berhasil didapatkan untuk menjalin kerja sama dengan banyak situs popular lain seperti Netscape, Geocities, Excite, dan AltaVista.

 

Go Publik di Tahun 1997

 

Kurang dari dua tahun operasionalnya, Amazon mulai melantai di bursa saham di bulan Mei 1997. Melalui penawaran saham perdana saham umum sebanyak 3 juta lembar.

Dengan dana hasil go public, Jeff kemudian memperluas kantor dan pusat distribusi di Seattle.

Serta membuka pusat distribusi di pantai timur Amerika sehingga semakin mempercepat pengiriman dan memudahkan pelayanan kepada para konsumen.

Hal ini membawa dampak finansial yang sangat menggembirakan.

Pada bulan Oktober 1997, Amazon telah mendapatkan 1 juta pelanggan. Mereka berasal dari 50 negara bagian di Amerika Serikat dan 160 negara lain di dunia. Dengan nilai penjualan tahunan sebesar $147.8 juta.

 

Perkembangan di Tahun 1998

 

Perusahaan mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan di sepanjang tahun 1998.

Pada bulan Februari 1998 jumlah associate tercatat sebanyak 30.000, kemudian meningkat menjadi 60.000 dalam waktu empat bulan kemudian. Salah satunya disebabkan penambahan jumlah komisi yang diterima para associate tersebut menjadi sampai dengan 16% dari setiap penjualan buku yang mereka hasilkan.

Jumlah konsumen juga meningkat tajam menjadi 2.3 juta pada bulan Maret 1998. Menjadikannya sebagai penjual buku terbesar ke 3 di Amerika Serikat.

Katalog buku juga bertambah menjadi lebih dari 2.5 juta judul buku. Kemudian diluncurkan program Amazon Advantage untuk memudahkan penulis dan penerbit independen menjual bukunya. Dilanjutkan dengan Amazon Kids yang menyediakan lebih dari 100 ribu judul buku untuk anak-anak dan remaja.

Ekspansi berlanjut dengan pembelian 3 Perusahaan di Eropa.

Yaitu sebuah situs penjualan buku di Inggris bernama Bookpage.

Berikutnya adalah sebuah situs penjualan buku di Jerman bernama Telebook. Yang memungkinkan Amazon untuk memperluas pasar di Eropa, sekaligus memperluas jangkauan konsumen untuk mendapatkan lebih banyak beragam buku dari berbagai belahan dunia.

Kemudian The Internet Movie Database (IMDb)  yang dibeli sebagai langkah awal untuk memulai penjualan video secara online. Dimana sumber daya berharga yang dimiliki IMDb akan dipergunakan untuk membangun situs penjualan video online yang ramah, informatif,  dan mudah diakses dan digunakan konsumen.

Tidak lama kemudian Jeff memutuskan juga untuk memasuki penjualan musik online. Dimulai dengan langkah awal meminta masukan dari para konsumen dan komunitas industri musik, untuk bisa mendesain website yang terbaik untuk mereka.

Kemudian penjualan musik online tersebut dibuka di bulan Juni 1998 dengan 125 ribu judul dan jenis musik yang tersedia.

Dengan demikian, di tahun 1998 Amazon telah menambah portofilionya menjadi penjual buku, video, dan music online.

 

Pertumbuhan Selanjutnya

 

Mulai tahun 1999, Amazon juga meluncurkan jasa lelang bernama Amazon Auctions. Serta mulai menjual berbagai macam produk seperti boneka, peralatan elektronik dan lain-lain. Sehingga total nilai penjualan naik menjadi sebesar $1.6 Milyar di tahun 1999.

Meski demikian, fokus Jeff pada pertumbuhan yang terbukti sangat berhasil, tetap membuat investor khawatir dengan masa depan Amazon.

Karena sampai dengan saat itu masih belum membukukan laba, ditengah fenomena tumbangnya banyak perusahaan dotcom yang agresif mengejar pertumbuhan. Tetapi gagal membukukan laba hingga akhirnya bertumbangan di akhir tahun 90an.

Namun demikian Jeff tetap optimis dengan bisnisnya, dan menjawab kekhawatiran para investor dengan mulai fokus untuk mengejar laba.

Diawali dengan program penghematan dan penurunan biaya operasional, Jeff melakukan PHK kepada 1.300 karyawannya dan menutup 1 fasilitas distribusi.

Dan menggantinya dengan melakukan beberapa kerja sama strategis dengan pihak ketiga, sehingga memungkinkan produk dan layanan mitra pihak ketiga tadi bisa dibeli melalui Amazon.

Strategi ini berhasil, dibuktikan dengan pencapaian laba bersih sebesar $5 juta di tahun 2002.

Di tahun 2003 dan selanjutnya, Amazon semakin memperluas ekspansinya dengan melakukan banyak inovasi, akuisisi dan menjalin kerja sama kemitraan dengan lebih banyak pihak ketiga.

Amazon telah berhasil menjadi Perusahaan retail online terbesar di dunia. Dengan nilai  penjualan $ 107 Milyar di tahun 2015, dan pencapaian laba bersih tertinggi sebesar $1.15 Milyar di tahun 2010.

 

Berikut adalah sebagian fakta dan data berkaitan dengan Amazon Inc.:

 

  1. Jeff pada awalnya akan memberi nama Cadabra, kemudian Relentless, sehingga pada akhirnya memilih nama Amazon dengan 2 alasan. Yang pertama mimpi Jeff tentang skala (terinspirasi dari nama sungai terpanjang di dunia), dan yang kedua karena daftar website biasanya urut berdasarkan abjad, sehingga akan selalu muncul di daftar paling atas.
  2. Pada hari-hari awal beroperasi, bel akan berbunyi setiap kali ada pembelian dari konsumen dan para pegawai akan berkumpul di layar monitor untuk melihat apakah mereka mengenal pembeli tersebut. Dan karena terlalu sering berbunyi, bel tersebut dimatikan beberapa minggu sesudahnya.
  3. Diawali dengan hanya 7 orang karyawan di tahun 1995, saat ini jumlah karyawan di seluruh dunia telah mencapai lebih dari 14.000 orang. Luas seluruh gudangnya saat ini bisa menampung volume hingga seukuran 10.000 kolam renang ukuran Olimpiade.
  4. Buku pertama yang berhasil dijual berjudul “Fluid Concepts and Creative Analogies”. Karyawan pertama bernama Shel Kaphan, yang bekerja selama 5 tahun. Setiap karyawan termasuk CEO harus meluangkan waktu 2 hari setiap 2 tahun di meja layanan konsumen, untuk mengetahui dan memahami proses layanan konsumen yang sangat vital bagi Perusahaan.
  5. Logonya yang sekarang menggambarkan sebuah senyuman dari A ke Z, melambangkan kemampuan Perusahaan untuk mengirimkan apapun ke setiap orang diseluruh dunia dan diterima dengan penuh senyum kegembiraan.
  6. Amazon menguasai pangsa e-commerce di Amerika Utara, 10% berikutnya dikuasai bersama oleh Apple, Dell, Wallmart, Staples, Office Depot, Sears, dan Liberty. 80% sisanya dikuasai oleh lebih dari 1.000 pengecer dan berbagai perusahaan lainnya.
  7. Websitenya pernah down selama 49 menit di tahun 2013 yang mengakibatkan kehilangan potensi penjualan senilai hampir $5.7 Juta.
  8. Nilai 1 akun pengguna dapat menghasilkan penjualan rata-rata sebesar $189, lima kali lebih tinggi dibanding eBay yang hanya sebesar $39.
  9. Tahun 2009 membeli situs penjualan sepatu terkenal zappos.com senilai $1.2 Milyar.
  10. Pada tahun 2015 membukukan penjualan tertinggi sepanjang masa sebesar lebih dari $107 Milyar, dengan laba bersih tertinggi sebesar $1.15 Milyar di tahun 2010. Return on Equity tertinggi dicapai tahun 2006 sebesar 44.1%, dan Return on Assets tertinggi tahun 2008 sebesar 7.8%.

 

Saat ini situs amazon.com dikunjungi hampir 520 juta pengunjung unik setiap hari, dengan jumlah halaman yang dilihat setiap hari sebanyak lebih dari 4.1 milyar halaman web.

 

Bagaimana, sudahkah anda memanfaatkan Amazon dan juga mendapatkan $ darinya?