Microsoft – Penguasa 90% Market Share Sistem Operasi PC

Microsoft – Penguasa 90% Market Share Sistem Operasi PC

posted in: Luar Negeri, Who's Who | 2

Microsoft adalah sebuah Perusahaan raksasa teknologi komputer yang berkantor pusat di Amerika Serikat, dan saat ini menguasai sekitar 90% pangsa pasar Sistem Operasi Komputer di seluruh dunia.

Didirikan oleh dua orang sahabat sejak masa kanak-kanak, Bill Gates dan Paul Allen, mereka berdua adalah maniak komputer pada saat akses terhadap komputer masih sangat sulit dan sangat terbatas.

Untunglah di sekolah mereka pada saat itu sudah memiliki fasilitas komputer, dimana mereka berdua sering membolos bersama dari kelas untuk berkutat di ruang komputer.

Pihak Sekolah yang mengetahui kelakuan sekaligus bakat mereka akhirnya malah memberikan Bill dan Paul akses tidak terbatas ke fasilitas komputer sekolah, sebagai ganti hukuman membolos. Sekaligus meminta mereka untuk meningkatkan performa komputer-komputer yang ada.

Selanjutnya, Bill dan Paul berhasil menciptakan sebuah Perusahaan bernama Traf–O–Data yang menjual komputer ke pemerintah Seattle untuk menghitung tingkat kepadatan lalu lintas di sana.

Setelah lulus SMA di tahun 1973, Bill Gates meninggalkan Seattle menuju Boston Massachusetts, untuk berkuliah di Universitas Harvard. Di Harvard Bill semakin mengasah kemampuannya dalam bidang pemrograman komputer di laboratorium komputer Universitas.

Tidak lama kemudian Paul menyusulnya ke Boston, dan berkeras membujuk Bill untuk keluar dari Harvard dan bekerja penuh dalam proyek mereka. Walaupun Bill Gates pada awalnya merasa berat meninggalkan Harvard, pada akhirnya dia memutuskan bergabung dengan sahabat masa kecilnya itu untuk merajut mimpi dan menjemput takdir mereka bersama.

 

 

Kelahiran Microsoft

 

Pada bulan Januari 1975, Paul membaca sebuah artikel tentang microcomputer bernama Altair 8800 di sebuah majalah dan menunjukkannya ke Bill. Altair adalah pelopor awal Personal Computer (PC) saat itu.

Tanpa membuang waktu, Bill kemudian menelpon Perusahaan MITS, produsen Altair 8800 dan menawarkan jasa mereka untuk menulis versi baru dari bahasa pemrograman BASIC untuk Altair.

BASIC adalah bahasa pemrograman computer yang diperuntukkan untuk computer Mainframe. Namun dalam waktu dua bulan, Allen dan Gates berhasil mendemonstrasikan program BASIC untuk microcomputer mereka ke MITS.

Pihak MITS akhirnya setuju untuk mendistribusikan dan memasarkan hasil karya mereka dengan nama produk Altair BASIC.

Kerja sama dengan Altair menginspirasi mereka berdua untuk kemudian mendirikan Perusahaan Software sendiri pada tanggal 4 April 1975.

Gates menggunakan kata Micro-Soft, gabungan dari kata microcomputer dan software, untuk menamakan kerja sama mereka berdua, sehingga pada tahun 1981 nama Microsoft Inc. diresmikan sebagai Korporasi di Washington.

 

microsoft photo
Photo by Janitors

 

 

Perkembangan Awal

 

Dalam waktu beberapa tahun kemudian, mereka menyempurnakan bahasa pemrograman BASIC sekaligus mengembangkan beberapa bahasa pemrograman lainnya.

Pada tahun 1980, IBM yang merupakan raksasa computer saat itu meminta mereka untuk memproduksi sebuah bahasa pemrograman utama sebagai sistem operasi untuk PC pertama buatannya, yaitu IBM PC.

Untuk itu, Microsoft kemudian membeli sebuah software sistem operasi dari Perusahaan lain, kemudian memodifikasinya. Software hasil modifikasi itu kemudian menamakannya MS-DOS (Microsoft Disc Operating System), yang diluncurkan bersamaan dengan PC IBM di tahun 1981.

Tidak lama kemudian, hampir semua pabrikan PC membeli lisensi MS-DOS  sebagai software sistem operasi PC buatan mereka, dan menghasilkan penjualan yang luar biasa besar untuk Microsoft.

Pada awal 1990an MS-DOS telah terjual lebih dari 100 juta copy ke seluruh dunia, menggeser dominasi sistem operasi lainnya seperti IBM OS/2 buatan IBM.

Dominasi Microsoft di bidang sistem operasi komputer PC berlanjut dengan diproduksinya sistem operasi Windows. Sistem operasi baru ini menggunakan tampilan grafis antar muka pengguna.

Dengan semakin banyaknya pemakaian PC di seluruh bidang kehidupan, sistem operasi Windows, dengan berbagai serinya telah terjual 1 juta copy setiap bulan. Sekitar 90% PC di seluruh dunia saat ini menggunakan sistem operasi buatan Microsoft ini.

Demikian juga dengan software produktifitas buatannya seperti MS Words dan MS Excel, berhasil menggeser dan menenggelamkan pelopor di bidang tersebut seperti Lotus 123 dan WordPerfect.

 

Ekspansi dan Diversifikasi

 

Kesuksesan dalam menciptakan sistem operasi komputer semakin memantapkan Perusahaan untuk melakukan diversifikasi.

Dimulai dengan membentuk Divisi Electronic Publishing di tahun 1985 yang berhasil meluncurkan ensiklopedi multimedia bernama Encarta.

Ekspansi berlanjut dengan memasuki industri sistem informasi dan hiburan dengan berbagai produk dan layanan yang beragam, seperti Microsoft Network dan MSNBC.

Pada tahun 1986 Perusahaan melakukan go public dan pada pertengahan tahun 1990an telah menjadi salah satu Perusahaan paling hebat dan menguntungkan yang tercatat di sepanjang sejarah Amerika.

Secara konsisten Perusahaan mencatat laba bersih sebesar 25 sen dari setiap dolar penjualan, artinya, tingkat laba bersih perusahaan adalah 25%.

Pada tahun 1996 Perusahaan mencatat laba bersih di atas $2 Milyar, dan tingkat laba meningkat terus dari waktu ke waktu.

Bahkan pada saat resesi besar melanda dunia di tahun 2008 – 2009, laba bersih Perusahaan tercatat sebesar $14 Milyar untuk tahun fiskal 2009.

Pertumbuhannya yang luar biasa dan jauh meninggalkan kompetitornya telah menyebabkan kecemburuan dan juga kecurigaan dari beberapa pihak.

Sehingga beberapa di antara mereka mengajukan keluhan bahwa Microsoft telah melanggar hukum mengenai kompetisi yang tidak jujur, yaitu melakukan praktek monopoli secara terselubung.

Pihak berwenang di Amerika Serikat pada akhirnya melakukan penyelidikan.

Hasilnya menyimpulkan pada tahun 1994, bahwa Microsoft telah mengubah beberapa hal berkaitan dengan praktek penjualan softwarenya. Sehingga menyebabkan pelanggan tidak memiliki alternatif untuk mencoba software dari produsen lainnya.

Tahun berikutnya Pemerintah Amerika Serikat juga berhasil mengharuskan Microsoft untuk membatalkan pembelian Intuit Inc. 

Intuit Inc. adalah sebuah Perusahaan terkemuka pembuat software keuangan untuk PC.

Pembatalan tersebut menyebabkan Microsoft harus membayar denda pembatalan pembelian kepada Intuit Inc. sebesar $46.25 Juta.

 

Software Jaringan, Internet, Dan Tuntutan Hukum

 

Karena sukses besarnya dengan software untuk PC, sepertinya Microsoft sedikit lambat untuk menyadari potensi penjualan software sistem jaringan dan internet.

Sehingga baru pada tahun 1993 Perusahaan meluncurkan Windows NT yang menawarkan kehandalan dan keamanan jaringan sistem komputer.

Pada awalnya penjualan Windows NT kurang menggembirakan, namun sejak tahun 1996 penjualan melejit sangat cepat.

Dan bahkan Windows NT kemudian menjadi semacam standar sistem jaringan komputer PC, jauh melampaui pangsa pasar Netware buatan Novell yang sebelumnya menguasai pasar.

Microsoft juga belum masuk ke pasar software internet sampai kemudian sebuah Perusahaan baru yang bernama Netscape Communications Corp. meluncurkan software perambah (browser) internet Navigator.

Barulah kemudian Microsoft meluncurkan browser Internet Explorer yang dipasarkan secara gratis.

Dan secara agresif meminta produsen komputer dan penyedia jasa layanan internet untuk mendistribusikannya secara eksklusif.

Pada tahun 1996, Internet Explorer dibundling dengan MS Windows dan menjadi awal proses integrasi browser di dalam Windows.

Hal ini kemudian menyebabkan Netscape meradang dan mengajukan tuntutan hukum serta meminta Pemerintah Amerika Serikat melakukan penyelidikan yang luas terhadap Microsoft.

Melalui proses persidangan yang panjang dan melelahkan selama 30 bulan, pada tahun 1999 Pemerintah Amerika Serikat akhirnya bisa membuktikan bahwa Microsoft telah melanggar undang-undang anti monopoli yang dikenal dengan Sherman Antirust Act.

Keputusan persidangan akhirnya memerintahkan Microsoft untuk memisahkan kembali Explorer dari Windows.

Pada tahun 2001 Microsoft berhasil mementahkan keputusan pengadilan tersebut. Namun Pengadilan berhasil menetapkan bahwa Perusahaan telah bersalah karena berusaha untuk mempertahankan praktek monopoli secara illegal.

Dan ini berlanjut terus hingga akhirnya Pemerintah Uni Eropa menjatuhkan denda terbesar dalam sejarah Perusahaan sebesar lebih dari 497 juta Euro. Atau sekitar $611 Juta untuk kasus praktek monopoli terselubung.

Bahkan di tahun 2008 Pemerintah Uni Eropa menjatuhkan denda lebih besar lagi sebesar 899 juta Euro atau sekitar $1.35 Milyar karena Microsoft menentang putusan pengadilan tahun 2004.

 

Tantangan di Pasar Gaming & Handphone

 

Pada tahun 2001 Perusahaan meluncurkan konsol game Xbox yang secara cepat menguasai pangsa pasar video game.

Setahun berikutnya disusul peluncuran Xbox live, dilanjutkan dengan peluncuran Xbox 360 yang lebih canggih di tahun 2005.

Dalam pasar konsol game yang sangat ketat, Xbox mendapatkan saingan berat dari Nintendo Wii dan Sony Playstation.

Hal tersebut menyebabkan Perusahaan harus melakukan penurunan harga untuk mempertahankan pangsa pasarnya. Meski dengan resiko penurunan tingkat laba dari penjualan Xbox tersebut.

Produk-produk selain Xbox yang dimasukkan ke dalam Divisi Hiburan dan Perangkat (Entertainment and Devices Division, EDD) banyak juga yang mengalami kegagalan.

Seperti media player portable Zune yang kalah dengan Ipod produksi Apple Inc.

Demikian pula dengan Windows Phone juga masih tertinggal jauh dengan Android, Blackberry, dan Iphone.

Sepertinya produk-produk EDD masih harus dikembangkan lebih jauh dengan berbagai inovasi dan strategi untuk berhasil, atau sebaliknya.

 

Kompetisi Dengan Google

 

Meskipun Microsoft mendominasi pasar sistem operasi PC, dan sudah “sembuh” dari perang browser, Perusahaan harus menghadapi kenyataan lain.

Produk Search Engine buatannya, Live Search,  masih sangat jauh di bawah Google.

Dan bahkan juga jauh di bawah Yahoo!.

Untuk itu, Microsoft kemudian meluncurkan Bing.

Bing adalah sebuah “Mesin Pengambil Keputusan” yang dapat menampilkan lebih banyak informasi dari keyword di dalam halaman pencarian.

Sehingga akan memunculkan lebih banyak informasi untuk membantu pengguna mengambil keputusan, seperti link mana yang harus diikuti, dan lain-lain.

Totalitas Perusahaan untuk memenangkan kompetisi di segmen Search Engine juga diwarnai tawaran akuisisi kepada Yahoo! sebesar $44.6 Milyar yang kemudian ditolak.

Tetapi negosiasi tetap berlanjut hingga di tahun 1999 Yahoo! setuju untuk menggunakan Bing di dalam websitenya, dan Yahoo! akan menghandel iklan premium di website Microsoft selama 10 tahun.

Upaya untuk menantang Google terus berlanjut dengan memasuki segmen Cloud Computing dengan meluncurkan platform Azura di tahun 2008.

Berlanjut di tahun 2011 dengan peluncuran Office 365 yang head to head dengan layanan G Suite.

Di tahun yang sama, Perusahaan mengakuisisi Skype untuk melawan Facetime Apple dan Google Hangouts.

Dengan segala kelebihan sumber daya yang dimiliki, tampaknya Microsoft masih terus melakukan berbagai langkah strategis.

Untuk memenangkan kompetisi dengan saingan terberatnya, di luar segmen pasar sistem operasi, yaitu Google.

Let’s see how it goes…