Mulai Blogging di Usia Yang Sudah Tidak Muda, Bisakah?

Mulai Blogging di Usia Yang Sudah Tidak Muda, Bisakah?

posted in: Blog | 1

Bagi yang sudah berusia tidak muda lagi, mungkin akan ada keraguan untuk memulai blogging. Bisakah mulai blogging di usia yang sudah tidak muda lagi?

Pertanyaan itu akan terjawab dengan mudah oleh seorang bernama Soetantyo Moechlas. Pernah dengar tentang humor Mukidi beberapa saat lalu yang ramai di media sosial? Nah, pak Soetantyo itu yang punya ceritanya.

Dia mulai blogging dengan menulis blog www.ceritamukidi.wordpress.com setelah berusia tidak muda lagi, di usia 58 tahun di 2012. Sebelumnya, dia sudah menuliskan dalam buku tentang humor Mukidi tersebut beberapa tahun sebelumnya.

Banyak hal bagus mengapa sebagai seorang yang sudah tidak muda dari segi usia, anda masih sangat bisa untuk menjadi seorang blogger yang berhasil, karena:

 

  1. Lebih matang

Dengan usia yang sudah matang saat ini, tentu saja kualitas tulisan yang anda hasilkan akan lebih berkualitas, lebih berbobot, dan lebih bernas. Sebagai hasil dari pengalaman, pengetahuan, dan pembelajaran selama puluhan tahun yang tidak dimiliki oleh para blogger dengan usia yang jauh lebih muda.

Tulisan anda juga akan membuka wawasan yang lebih luas bagi banyak orang, hasil dari pengalaman panjang dan ilmu yang sudah anda peroleh dalam bidang yang sudah anda kuasai selama berpuluh-puluh tahun.

Tentu saja ini nggak akan berlaku kalau anda mau menulis tentang hal yang sangat spesifik tentang selera musik, busana, ataupun bahasa gaul anak-anak muda jaman sekarang seperti mereka.

 

  1. Lebih banyak duit, jadi bisa bentuk tim

Ini khusus bagi anda yang masih super sibuk saat ini dan siap keluar modal. Atau kalau anda ingin memiliki blog profesional atau premium dengan lebih cepat.

Dengan kelebihan dana yang telah dimiliki, anda bisa membentuk tim untuk membuat blog anda lebih profesional, lebih bagus, dan lebih besar dengan lebih cepat.

Dengan memiliki tim, anda bisa mengarahkan mau seperti apa tampilan blog anda, mau diupdate berapa kali sehari, dengan konten seperti apa, mengincar keywords apa, mau menjadi blog dengan 1 niche spesifik atau menjadi blog gado-gado, dan sebagainya.

Anda juga bisa meminta sekretaris (kalau punya) untuk merekam pembicaraan anda, kemudian memintanya menuliskan dalam sebuah draft tulisan. Lalu minta seorang editor untuk memperbaiki tulisan tersebut, setelah selesai kemudian anda review, dan kalau sudah ok, tinggal minta admin untuk memposting ke blog anda. Selesai…

 

  1. Lebih banyak Waktu

Kalau anda sudah purna tugas atau pensiun, tentu saja akan lebih banyak memiliki waktu luang. Anda memiliki lebih banyak waktu untuk dimanfaatkan dengan lebih produktif dengan menulis.

Pengalaman, pengetahuan, dan lain-lain ilmu yang telah anda dapatkan pada saat masih aktif bertugas, akan menjadi topik yang menarik untuk ditulis di blog anda.

 

  1. Lebih bijaksana

Dengan kematangan usia sekarang, tentunya anda akan lebih bijaksana dalam menuangkan gagasan, ide, pendapat dan berbagai hal lain dalam blog anda.

Dengan gaya bahasa yang lebih santun dan lebih membumi, anda akan menarik simpati dari banyak pembaca blog anda, yang terkesima dengan luasnya pengetahuan, dalamnya wawasan, dan solusi bijak yang anda ungkapkan dalam tulisan-tulisan di blog tersebut.

 

  1. Kalau malu bisa anonim

Ada alasan khusus yang mungkin membuat anda masih enggan menuliskan jati diri anda sesungguhnya di blog yang anda tulis.

Kabar gembiranya, anda bisa melakukan itu semua. Anda bisa menjadi anonim, atau memakai nama alias dalam menulis artikel anda, apapun, semua bisa terserah anda.

 

Ingat:

 

Karena usia yang sudah tidak muda lagi, tentu saja ada beberapa keterbatasan yang harus disadari dan dipertimbangkan dalam aktifitas blogging ini.

Misalnya daya tahan fisik, penglihatan, kecepatan beradaptasi, kemampuan teknis operasional blog, SEO, dan sebagainya.

Apapun itu, yang harus dilakukan supaya anda bisa berhasil menjadi blogger diantaranya adalah:

 

  1. Harus konsisten

Konsistensi adalah tantangan yang dihadapi oleh hampir semua blogger pemula, baik muda maupun tua.

Kadang di tengah perjalanan akan dilanda kebosanan, keraguan, atau kehilangan mood karena pengunjung blog nggak nambah-nambah. Ranking belum juga naik di halaman 1 Google, dan lain-lain.

Disinilah konsistensi dan determinasi untuk terus menulis dan menulis konten berkualitas menjadi tantangan. Yakinlah bahwa dengan berjalannya waktu, selama anda konsisten dengan tujuan utama, maka blog anda akan berkembang sesuai dengan yang diharapkan.

 

  1. Jangan memaksa diri

Jangan memaksakan diri dalam aktifitas blogging anda. Lakukanlah dengan usaha terbaik anda, dengan waktu yang tersedia, dengan kondisi fisik yang anda miliki. Jangan bandingkan diri anda dengan teman-teman anda, jadilah diri sendiri.

Jangan terlalu obsesif dengan blogger yang telah sukses atau bisa sangat produktif. Ingat, anda harus menikmati proses supaya anda tidak stuck in the middle. Kalau anda hanya mampu menulis artikel sebulan sekali, nikmati itu.

Jangan memaksa diri untuk menghasilkan artikel setiap minggu, karena itu hanya akan membuat anda menjadi terbebani, dan kemudian menghasilkan artikel yang asal-asalan.

Memaksa diri tanpa mengingat usia dan keterbatasan fisik, pada akhirnya bisa membuat anda menyerah.

 

  1. Realistis

Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan diri, anda akan secara realistis menerima dan menghadapi kenyataan yang dihadapi dalam proses membangun blog anda.

Pada kenyataannya nanti bakalan ada banyak kendala, tantangan, dan hambatan serta situasi yang membuat anda merasa tidak nyaman pada suatu titik.

Untuk itu jangan terbawa emosi, tetaplah berpikir jernih, berjiwa besar, dan menghadapi tantangan membangun blog anda dengan tetap optimis.

 

mulai blogging
Photo by mrbill78636

 

Tidak paham komputer & internet, bagaimana?

 

Ini adalah masalah klasik bagi kebanyakan anda yang sudah berusia tidak muda lagi. Berbeda dengan anak-anak generasi Z yang sudah mengenal teknologi komputer dan internet di usia yang sangat dini.

Anda dari generasi yang lahir sebelum tahun 1980, mungkin baru mengenal internet di usia kepala 2, 3, atau bahkan kepala 4, atau 5.

Tetapi Jangan berkecil hati, asalkan anda tidak buta huruf masih sangat bisa kok untuk berhasil menjadi penulis dan pemilik blog, karena:

 

  1. Tinggal tulis, plug & play

Dengan menggunakan platform WordPress.com atau Blogger.com dari Google, anda bisa langsung mulai blogging tanpa perlu repot dengan berbagai hal teknis pengelolaan web.

Apalagi harus paham bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, maupun yang lain, tidak perlu.

Anda cukup bikin akun dan mengikuti petunjuk sederhana yang ada, dan langsung sudah bisa mulai blogging dengan menulis artikel di blog anda.

    

  1. Belajar sambil jalan

Dalam proses selanjutnya, anda bisa mempelajari apa-apa yang dirasa perlu untuk menambah kenyamanan dan kualitas blogging anda.

Anda bisa belajar SEO, membuat tampilan web supaya lebih menarik, dan lain-lain. Anda bisa bertanya kepada anak, keponakan, anak buah atau siapapun.

Pokoknya bisa belajar sambil jalan. Yang paling penting adalah bagaimana segera mulai blogging dan menghasilkan artikel yang berkualitas, dan menikmati prosesnya.

 

  1. Bentuk tim & manage

Kalau memang dirasa perlu, anda juga bisa menyewa konsultan atau freelancer untuk membantu anda. Mereka bisa mengerjakan banyak hal, dari membantu penulisan artikel, melakukan promosi di sosmed, dan banyak hal lainnya.

Atau anda bisa membentuk tim sendiri, tergantung dari preferensi dan kemampuan finansial anda.

 

Darimana Harus Mulai?

 

Saat paling membingungkan dari aktifitas menulis di blog adalah keraguan tentang bagaimana dan darimana harus memulainya. Untuk itu, anda bisa memulai aktifitas blogging anda dari hal yang paling mudah yang bisa dilakukan.

Anda bisa mulai dengan menggunakan platform gratis dari WordPress.com atau Blogger.com. Selain gratis, anda juga tidak perlu repot dengan hal yang bersifat teknis. Jangan pedulikan tampilan, teknis SEO, atau yang lain-lain yang akan membuat anda pusing di awal.

Jika anda hanya baru bisa menulis satu artikel, mulailah dari satu artikel itu. Topiknya apa saja, asal anda menguasai dan mudah untuk menuliskannya. Anda bisa menulis tentang pengalaman, hobi, cerita humor, apa saja.

Tidak usah terlalu memikirkan tata bahasa, gaya penulisan, dan hal-hal teknis lainnya. Itu semua bisa diperbaiki dan dipelajari sambil jalan.

 

Apa yang harus Dipersiapkan?

 

Cukup simpel. Jika anda sudah memiiki niat dan minat, maka komitmen dan alokasi waktu adalah hal yang paling utama untuk dipersiapkan.

Anda bisa membuat jadwal sendiri setiap hari atau setiap minggu untuk aktifitas blogging anda. Sesuaikan dengan keadaan, nikmati, dan jalani komitmen yang sudah anda canangkan.   

Selebihnya, anda hanya memerlukan komputer dan koneksi internet, dan siap mulai blogging anda.

 

mulai blogging

 

Apakah Mudah Melakukannya?

 

Sepertinya mudah ya untuk melakukan itu semua? Memang mudah kok, asalkan anda memiliki:

 

  1. Semangat

Semua aktifitas akan lebih terasa mudah bila dilakukan dengan penuh semangat. Demikian pula dengan menulis di blog. Semangat dan konsistensi sangat diperlukan dalam menjaga keberlangsungan hidup blog anda.

 

  1. Mindset Positif

Walaupun sudah tidak muda, anda tetap harus memiliki semangat dan pola pikir yang menggelora, optimis, dan tidak mudah menyerah.

Anda juga harus siap berkompetisi dengan berbagai blog lain dalam niche anda, yang mungkin ditulis oleh mereka yang lebih produktif. Mungkin anda tidak akan seproduktif mereka yang lebih muda, tetapi anda bisa menghasilkan tulisan yang lebih berisi, lebih berkualitas, dan lebih mendalam.

Dan kabar baiknya adalah bahwa Google lebih menyukai kualitas daripada kuantitas artikel dalam suatu blog.

 

  1. Kesabaran & Ketekunan

Poin ini mungkin yang paling mudah, karena dengan usia yang sekarang semestinya anda akan lebih sabar dibanding dengan mereka yang masih jauh lebih muda. Anda juga bisa lebih tekun dalam menggeluti aktifitas blogging anda, karena waktu yang lebih banyak tersedia serta godaan duniawi yang juga lebih sedikit.

 

Jadi bagaimana, sudah siap mulai blogging dengan artikel pertama anda?