Paypal-Pemimpin Pembayaran Online Dengan 179 Juta Pengguna Aktif

Paypal-Pemimpin Pembayaran Online Dengan 179 Juta Pengguna Aktif

posted in: Luar Negeri, Who's Who | 0

Paypal adalah sebuah Perusahaan yang bergerak dalam sistem pembayaran transaksi online, yang memungkinkan siapapun yang memiliki alamat email dapat mengirim dan menerima pembayaran secara online dengan aman, mudah, dan cepat.

Paypal adalah penguasa global untuk system pembayaran online yang tersedia di lebih dari 100 negara dengan belasan mata uang berbeda yang bisa dilayani, memiliki lebih dari 179 juta pengguna di seluruh dunia.

Layanan Perusahaan memungkinkan pembeli membayarkan barang atau jasa yang dibeli secara online melalui sistemnya. Pembeli memiliki pilihan untuk menggunakan kartu debit, kartu kredit, rekening bank, atau saldo Paypal.

Penjual akan mendapatkan pemberitahuan lewat email segera setelah pembayaran dilakukan sehingga segera dapat mengirimkan barang atau jasanya sesegera mungkin tanpa keraguan.

Kemudian penjual dapat menarik dananya lewat bank, atau memakainya sebagai alat pembayaran kepada pihak lain. Sekiranya ada sesuatu hal yang menyebabkan pembelian dibatalkan, maka penjual dapat segera mengirimkan dana pengembalian kepada konsumen melalui akun Paypalnya.

Akun diberikan secara gratis kepada pembeli, dan mereka dapat melakukan transaksi secara aman tanpa harus menginformasikan data keuangan perbankan yang sensitif kepada penjual. Tidak dibutuhkan kartu kredit sampai pembeli siap untuk membayar, dan pembeli otomatis akan menikmati perlindungan pembelian secara gratis dari $200 hingga $2000.

 

 

Sejarah Awal

 

Pada bulan September 1998, Peter Thiel dan Max Levchin meluncurkan Fieldlink, sebuah Perusahaan yang fokus pada keamanan digital yang memungkinkan penggunanya untuk menyimpan informasi terenkripsi pada peralatan Palm atau Personal Digital Assistant (PDA) sehingga memungkinkan gadget tersebut menjadi sebuah dompet digital (digital wallet).

Dompet digital adalah istilah yang mereka berikan untuk menyebutkan tingkat keamanan yang lebih bisa diberikan dari produk ciptaan mereka tersebut dibandingkan menyimpan uang kas di dalam dompet konvensional.

Kemudian pada bulan Desember 1998 mereka meluncurkan cikal bakal Paypal yang dinamakan Confinity, yang dibangun dan didesain sebagai jasa pengiriman uang online setelah mendapatkan pendanaan dari John Malloy dari BlueRun Ventures.

Pada bulan Maret tahun 2000  Confinity kemudian melakukan merger dengan sebuah Perusahaan perbankan online bernama X.com yang didirikan oleh Elon Musk.

Musk sangat yakin dengan masa depan pembayaran online yang dikembangkan Confinity, sehingga dia memutuskan untuk menghentikan layanan perbankan online X.com dan hanya fokus untuk membesarkan layanan yang sudah dimulai sebelumnya oleh Confinity melalui X.com.

Pada tahun 2001 X.com berganti nama menjadi Paypal dan berkembang dengan sangat cepat sehingga akhirnya melakukan go public melalui IPO pada tanggal 15 Februari tahun 2002 dengan harga $13 perlembar saham dan menghasilkan uang sekitar $70 Juta ke dalam Perusahaan.

 

paypal photo
Photo by iliveisl

 

Setelah IPO & Akuisisi

 

Tidak lama setelah melakukan IPO, Perusahaan diakuisisi oleh eBay di tanggal 8 Juli 2002 seharga $1.5 Milyar, dan akuisisi diumumkan secara resmi di bulan Oktober 2002.

eBay tertarik dengan Paypal karena lebih dari 50% pengguna eBay menggunakannya untuk melakukan pembayaran, meskipun eBay sudah memiliki Billpoint yang menjual jasa yang sama.

Pada akhirnya eBay meniadakan Billpoint dan menggunakan layanan Paypal dalam sebagian besar transaksinya.

Pertumbuhan Paypal yang sangat cepat dan bergabung di bawah eBay membuat layanan sejenis dari kompetitor sebagian besar bertumbangan.

Layanan c2it dari Citibank ditutup di akhir tahun 2003, PayDirect dari Yahoo! ditutup setahun kemudian di akhir 2004, demikian pula layaan BidPay dari Western Union ditutup di bulan Desember 2005.

Pada tahun 2005 Perusahaan mengakuisisi Verisign sehingga menambah dukungan keamanan transaksi secara lebih baik, dan selanjutnya di tahun 2007 melakukan kerja sama dengan Mastercard.

Kerja sama dengan Mastercard membawa kepada pengembangan dan peluncuran Paypal Secure Card Service, sebuah software yang memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembayaran untuk transaksi online yang tidak menerima pembayaran dari Paypal secara langsung.

Akuisisi berlanjut di bulan Januari 2008 ketika Perusahaan membeli sebuah Perusahaan Israel bernama Fraud Sciences, sebuah startup yang memiliki keahlian di bidang online risk tools, senilai $169 Juta untuk meningkatkan kemampuan menangani resiko kecurangan dan kegagalan dalam transaksi online.

Selanjutnya di tahun yang sama Perusahaan mengakuisisi Bill Me Later yang  menawarkan transaksi kredit di lebih dari 9 ribu merchants di seluruh Amerika Serikat.

Akuisisi terus berlanjut, diantaranya dengan membeli IronPearl di 2003, serta Xoom di tahun 2015, sesaat setelah Paypal dipisahkan dari eBay dan kembali menjadi Perusahaan independen yang sahamnya diperdagangkan terpisah di bursa saham Nasdaq di bulan September 2014.

 

Evolusi Model Bisnis

 

Menurut bekas CEO eBay Meg Whitman, kesuksesan Perusahaan dalam mendapatkan volume pengguna dan penjualan yang luar biasa adalah hasil dari 3 tahap strategi bisnis yang dijalankan Perusahaan.

Pertama adalah fokus Perusahaan untuk mendukung pengguna eBay di Amerika Serikat, kedua adalah memperluas layanan Perusahaan ke pengguna eBay di luar negeri, dan yang ketiga adalah membangun bisnis Paypal di luar eBay.

Pada tahap pertama sebagian besar pengguna Paypal adalah konsumen situs pelelangan eBay. Sistem yang dibangun Perusahaan sangat menarik para penjual di situs lelang online tersebut, karena sebagian besar dari mereka adalah individu atau Perusahaan kecil yang tidak menerima pembayaran kartu kredit, demikian pula dengan konsumen.

Pada kenyataannya banyak penjual yang memang tidak memiliki kualifikasi untuk menjadi merchant kartu kredit karena mereka belum memenuhi kualifikasi volume transaksi minimal yang dipersyaratkan untuk menjadi merchant.

Layanan Perusahaan juga sangat menarik para pembeli karena dapat menggunakan akun Paypal mereka dengan dana yang diambil dari kartu kredit atau rekening Bank, tanpa harus memberikan nomer kartu kredit atau informasi sensitif lainnya kepada penjual yang belum mereka ketahui latar belakangnya.

Perusahaan juga sangat gencar melakukan aktifitas marketing dengan mengeluarkan dana hingga $10 per akun pelanggan baru yang terdaftar.

Hingga tahun 2000, strategi Perusahaan adalah mendapatkan bunga dari dana yang ada di akun pengguna di Paypal.

Namun demikian, sebagian besar pemilik dana akan menariknya segera setelah terjadi pembayaran, dan sebagian besar dana tersebut berasal dari kartu kredit yang membebani Perusahaan dengan biaya sekitar 2% dari setiap kali transaksi.

Untuk mengatasinya, Perusahaan kemudian mendesain produknya untuk menjadi lebih banyak akun bisnis sehingga lebih mengandalkan penerimaan dari fee dari biaya layanan kepada para penjual.

Sebagai kompensasinya, Perusahaan menawarkan sistem perlindungan kepada para penjual berkaitan dengan kebijakan penggantian atau pengembalian barang.

Setelah menyempurnakan model bisnis di dalam negeri maupun penetrasi ke pasar internasional, Perusahaan mulai menerapkan strategi di luar eBay.

Strategi ini dijalankan dengan memperkuat pertumbuhan pengguna aktif dengan menggaet lebih banyak pengguna dari berbagai platform, mengingat pertumbuhan pelanggan baru eBay yang melambat.

Pada akhir tahun 2003 dilakukan reorganisasi yang menciptakan bisnis baru di dalam Perusahaan yaitu  “Merchant Services” yang menyediakan solusi pembayaran untuk merchant e-commerce di luar komunitas eBay, ditambah beberapa inisiatif seperti:

 

  1. Menurunkan fee transaksi untuk volume besar (minimal $100 ribu akumulatif sebulan) dari 2.2% menjadi 1.9%.
  2. Mendorong penambahan pengguna di luar komunitas eBay melalui peningkatan referral bonus menjadi maksimum $1,000 dari sebelumnya hanya $100.
  3. Menambah tenaga penjualan untuk menggaet konsumen dari portal korporasi besar seperti Dell, iTunes Apple, Yahoo! Stores yang memiliki ribuan merchant online.
  4. Mengurangi fee untuk pembelian musik online dan pembelian kecil-kecil lainnya.
  5. Meluncurkan Paypal Mobile yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran menggunakan SMS dari Handpone mereka.

 

Strategi tersebut berhasil semakin mengokohkan posisi Perusahaan sebagai pemimpin pembayaran online di dunia. Dalam laporan keuangan 2015, Perusahaan berhasil membukukan pendapatan sebesar $9.2 Milyar dan pertumbuhan sebesar 15% dari tahun 2014.

Perusahaan telah memproses $82 Milyar Total Volume Payment (TPV) dengan pertumbuhan sebesar 29%, dan memproses $20 Milyar TPV dari Paypal Mobile dengan pertumbuhan sebesar 45%, dengan total pengguna aktif sebanyak 179 juta akun.

Pencapaian yang memang sungguh wooow….